5 Jenis Kondisi yang Menjadi Indikasi Tindakan Hip Replacement

Setiap jenis tindakan operasi akan dilakukan berdasarkan indikasi medis yang sesuai. Termasuk untuk jenis operasi hip replacement yang dilakukan atas dasar indikasi medis yang beragam. Ini penting untuk diketahui sehingga Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik jika memang harus menjalani tindakan tersebut. Termasuk persiapan biaya hip replacement yang dibutuhkan.

Indikasi Hip Replacement

Hip replacement itu sendiri merupakan tindakan untuk mengganti pinggul dengan bagian sendi buatan atau prostetik. Prosedur operasi ini memang sudah banyak dilakukan dan tingkat keberhasilannya juga cukup tinggi. Berikut adalah beberapa kondisi yang menjadi indikasi untuk dilakukannya tindakan operasi hip replacement kepada pasien:

1. Osteoarthritis

Pertama adalah kondisi osteoarthritis atau pengapuran pada sendi pinggul. Pengapuran sendi memang kasus yang cukup umum terjadi apalagi di kalangan pasien yang sudah berusia lanjut. Ini merupakan kondisi dimana sendi pinggul mengalami pengapuran dan kerusakan sehingga tidak bisa berfungsi seperti sedia kala dan menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kerusakan di bantalan sendi dan tulang-tulang di sekitarnya jadi harus diatasi segera.

Read More

2. Osteonekrosis

Indikasi berikutnya yang mengarah pada tindakan hip replacement adalah osteonekrosis. Ini merupakan kondisi dimana kepala dari tulang paha tidak menerima asupan darah yang memadai. Akibatnya sel dan jaringan di bagian tersebut mengalami kerusakan dan mati. Kemudian, kondisi ini bisa memicu terjadinya dislokasi sendi dan kerusakan tulang sehingga harus diatasi dengan cara yang tepat.

3. Rheumatoid Arthritis

Pasien dengan kondisi rheumatoid arthritis juga akan direkomendasikan untuk menjalani tindakan hip replacement. Ini merupakan kondisi yang cukup berbahaya jika dibiarkan begitu saja karena bisa memicu peradangan di bagian lapisan sinovial sendi. Biasanya akan terjadi penumpukan cairan sinovial yang kemudian menyebabkan kekakuan sendi dan nyeri yang sangat hebat.

4. Traumatic Arthritis

Pasien yang mengalami traumatic arthritis juga biasanya akan diarahkan untuk menjalani tindakan operasi hip replacement. Ini biasanya terjadi saat ada benturan atau kecelakaan yang kemudian menyebabkan cedera. Jika memang terjadi kerusakan tulang rawan akibat cedera tersebut maka perlu dilakukan tindakan dan pasien harus bersiap dengan biaya hip replacement yang sudah ditentukan.

5. Nyeri Parah di Bagian Sendi Pinggul

Jika terjadi nyeri parah pada area sendi pinggul yang disertai pembengkakan dan kekakuan sendi, maka dokter biasanya akan melakukan observasi. Jika ditemukan kondisi kerusakan sendi yang cukup parah maka hip replacement akan dijadikan pilihan. Tindakan ini nantinya akan mengurangi rasa sakit dan mengembalikan fungsi sendi seperti semula.

Kini semakin banyak fasilitas rumah sakit yang memungkinkan untuk dijalankannya operasi tulang panggul. Jika memang ada indikasi medis yang membuat operasi ini harus dilakukan maka bersiaplah bersama dokter spesialis yang terpercaya. Persiapkan kondisi fisik dan mental agar tindakan operasi bisa berjalan dengan lancar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.